Cari:
Derwin Sisuwanto: Xiamen Kota Minatur Budaya Indonesia
2012-09-17 09:19:55 CRI Cetak

(oleh Derwin Sisuwanto, Harian Nusantara)

Tanggal 15september jam7 pagi,kami rombongan wartawan dari Indonesia berempat tiba di gao qi Internasional Airport Xiamen. Setiba dibandara Kami dijemput oleh bapak Li shu kun 、zhu funing dan Agustinus Wibowo kemudian naik mobil ke kota Xiamen menuju Restoran xiang yu bali makan siang . yang menarik xiang yu bali merupakan restoran yang dibuka oleh orang Tionghoa Indonesia asal Jakarta. Restoran tersebut menjual berbagai macam menu Indonesia antara lain:gado-gado, kari ayam, ikan bakar, nasi goreng jawa, mie goreng jawa dll. menu yang dijual restoran tersebut membuat setiap perantau tionghoa asal Indonesia dan warga indonesia yang berlibur di kota Xiamen kalo datang makan di restoran tersebut seperti berada di Indonesia.

Habis makan siang , kita memulai trip perjalanan liput kita menuju xia men distrik Tongan berkunjung ke zhu ba yang hua qiao farming center melihat kehidupan perantau Tionghoa dari Negara asean . sesampai di zhu ba nan yang hua qiao farming center kami disambut oleh bapak hu guo jie. Bapak hu kepada wartawan menjelaskan ,kampung halamannya berasal dari jawa barat cimahi terus pada tahun 1961 dia beserta istri naik kapal pulang ke Tiongkok dan kemudian ditempatkan zhu ba yang hua qiao farming berkerja , selama di sini dia berserta 2000 perantau asal Negara asean hidup bersama saling bahu membahu membangun farming center hingga kini .

Disela wawancara pak hu ingin sekali tahun depan ini pulang Indonesia melihat sanak saudara di sana . wawancara selesai pak hu mendampingi para wartawan Indonesia melihat museum farming center ,didalam museum tersebut menyimpan berbagai macam benda peninggalan semasa para perantau hua qiao waktu bercocok tanam dulu .setelah melihat museum farming center pak hu membawa kita melihat took-toko yang ada disekitar farming center , ada catatan tersendiri toko disini banyak menjual aneka macam makanan dan kue kering asal Indonesia, kemudian warga perantau huaqiao sekitar farming center kebanyakan masih bisa berbicara fasih Indonesia walaupun ada sebagian udah tidak bias berbicara bahasa Indonesia , tetapi semangat kebersamaan ini mencerminkan kehidupan warga perantau hua qiao farming center taraf hidup semakin baik, bahkan daerah tersebut telah menjadi suatu daerah pariwisata yang harus di kunjungi kalo datang berkunjug ke kota xiamen. Dalam catatan liputan kali ini apa yang dilihat oleh wartawan Indonesia zhu ba yang hua qiao farming center seolah-olah ini adalah miniatur Indonesia di negeri tirai bambu.

Lihat juga
   Webradio
Siaran Bahasa Melayu:
Jadual Siaran

• Burung Sambut Ketibaan Musim Bunga

• Pemandangan Lautan Awan Seindah Lukisan
Lagi>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China